Posted in Sedikit Ilmu

Kebudayaan Indonesia: Tentang Kearifan Lokal

Hal-hal yang telah disampaikan dalam materi kuliah Kebudayaan Indonesia adalah sebagai berikut:

~ Kajian yang dibahas dalam Kebudayaan Indonesia, di antaranya:

  1.  Telaah tentang akar budaya kepulauan Indonesia.
  2. Inti-inti dalam kebudayaan Indonesia.
  3. Pengaruh dari luar terhadap kebudayaan Indonesia.
  4. Adanya pita merah aspek dari kebudayaan.
  5. Pilihan data dan budaya yang beragam sehingga memerlukan kajian.

Semua kajian di atas diperlukan untuk dasar ilmu budaya Indonesia yang bisa dikaitkan dengan ilmu-ilmu lain.

~ Beberapa pemahaman lokal dapat berawal dari :

  1. Berawal dari masa prasejarah Indonesia.
  2.  Berawal dari masa prasejarah Indonesia.
  3. Kearifan lokal semakin nyata dengan pengaruh asing.
  4.  Kearifan lokal bersifat positif.
  5.  Kearifan lokal terjadi di berbagai tempat di Indonesia.
  6. Kearifan lokal tumbuh bersama masyarakat.
  7. Kearifan lokal berkenaan dengan berbagai aspek kebudayaan.

Sebagai contoh dari kearifan lokal terjadi di desa Nelayan wilayah pesisir pantai utara Jawa. Mereka mempercayai bahwa jika mendapat kerang banyak, akan mendapat ikan yang banyak.

~ Prinsip-prinsip kearifan lokal :

  1.   Berlangsung lama.
  2.  Terbukti positif dan bermanfaat.
  3.  Secara sadar kemudian dilestarikan.

Kearifan lokal memiliki masyarakat nusantara yang terbagi atas dua bagian, yaitu masyarakat kearifan di bidang agraris dan masyarakat di bidang maritim.

~ Ragam kearifan lokal

  1. Pertanian
  2.  Kesenian
  3. Pergaulan
  4. Mata pencaharian
  5. Kesehatan
  6. Hidup berumah tangga
  7. Pemerintahan

Kearifan lokal bersifat mencegah perbuatan tidak baik dan membantuk melakukan aktivitas. Kedua hal tersebut merupakan pedoman berprilaku dalam kehidupan. Sebagai contoh ialah aktivitas yang dilakukan orang Baduy dalam membuat logam dan melompat batu yang ada di pulau Nias.

 

Local Genius pertama kali dicetuskan oleh H.G. Quaritch Wales. Inti dari pendapatnya mengenai nenek moyang Indonesia adalah “Seperangkat karakter kebudayaan yang dimiliki oleh sebagian besar masyarakat dari pengalaman kehidupan selama ini.”

Local Genius kebudayaan dibagi dua, yaitu :

  1.  Segala nilai, konsep, dan teknologi yang telah dimiliki oleh suatu bangsa sebelum mendapat pengaruh asing.
  2.  Daya yang memiliki suatu bangsa untuk menyerap, menafsirkan, mengubah, dan mencipta sepanjang terjadinya pengaruh asing.

Proses Local Genius terjadi dari masuknya kebudayaan asing di Indonesia kemudian Indonesia menerima kebudayaan tersebut sehingga menghasilkan suatu perpaduan budaya.

Kepandaian nusantara menurut J.L.A Brandes sebelum masuknya pengaruh asing terdiri dari :

–          Telah dapat membuat figur boneka.

–          Mengembangkan seni hias.

–          Mengenal pengecoran logam seperti perunggu.

–          Melaksanakan perdagangan barter.

–          Mengenal instrumen musik seperti kentongan.

–          Memahami astronomi

–          Menguasai teknik navigasi dan pelayaran.

–          Tradisi lisan menyampaikan pengetahuan.

–          Menguasai teknik irigasi.

–          Tata masyarakat yang teratur.

Selain Brandes juga ada ilmuwan H.R Von Heinegeldern yang mengemukakan pendapat mengenai nenek moyang masyarakat Indonesia. Namun, Heinegeldern hanya melihat dari satu tradisi orang Dayak sehingga pendapatnya kurang akurat.

Kebhinekaan terjadi karena faktor lingkungan alam tempat hidup etnik berbeda; jarak komunikasi antar etnik di masa silam; tiap etnik mengalami akulturasi dengan budaya luar; perbedaan sejarah politik; dan perbedaan pendalaman agama yang dominan dianut oleh masyarakat etnik.

Kesinambungan kebudayaan dalam tiga cara, yaitu disadari, tidak disadari, dan disadari serta dianjurkan. Kesinambungan kebudayaan yang disadari harus dipertahankan contohnya adalah batik. Kesinambungan kebudayaan yang tidak disadari melainkan terus diminati sehingga terjadi perubahan sedikit oleh karena terjadi kesinambungan yang tidak formal contohnya adalah kebaya.

~ Mencari karakter bangsa dan pekerti bangsa.

  1. Bangsa Indonesia mempunyai agenda permasalahan banyak.
  2. Banyak anggota masyarakat berpaling dari tradisi nenek moyang.
  3. Bentuk karakter dan pekerti tersimpan dalam kearifan lokal.
  4. Masuknya budaya global tanpa infiltrasi.

~ Abstraksi karakter dan pekerti Indonesia

  1.  Sumber nilai : nilai adat bersumber dari agama.
  2. Nilai dasar hidup
  3. Tertib sosial yakni keseimbangan yang harmonis.
  4. Hubungan dengan orang lain.
  5.  Hubungan sistem sosial.
  6. Kehormatan diri seperti menjaga diri dan apa adanya.
  7. Kepemimpinan yakni memberikan panutan dan teladan.
  8. Etos kerja.

Penulis:

Hanya seseorang dalam rangkaian kata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s