Posted in Sedikit Ilmu

Revitalisasi Kearifan Lokal dan Jatidiri Bangsa

Semenjak berakhirnya krisis ekonomi di Indonesia memunculkan perubahan-perubahan yang terjadi, antara lain: pertama, bergantinya paradigma sistem pemerintahan; kedua, munculnya kesadaran akan perlunya dimensi kebudayaan dalam pembangunan Indonesia; ketiga, perlunya memperhatikan kembali kearifan-kearifan lokal suku bangsa Indonesia; keempat, menguatnya kesadaran akan pluralitas yang ada di Indonesia.

Beberapa perubahan terjadi memiliki dampak yang lebih baik dan terasa di Indonesia. Di lain pihak, perubahan ketiga yakni perlunya memperhatikan kembali kearifan-kearifan lokal suku bangsa Indonesia memiliki kendala, salah satu diantaranya adalah kendala metodologis. Kendala tersebut dapat di atasi jika masyarakat mengetahui apa yang dimaksud dengan kearifan lokal itu sendiri.

Kearifan lokal sering dianggap sebagai kearifan tradisional dan tradisi. Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra, Ph.D dalam artikelnya memilih menggunakan kearifan tradisional karena dianggap ada permasalahan konseptual, teoretis, dan implikasi metodologis yang sulit jika digunakan dalam penelitian. Secara menyeluruh, pengertian kearifan tradisional itu sendiri menurut Bapak Ahimsa-Putra adalah perangkat pengetahuan tradisional yang diselesaikan secara bijaksana, baik, dan benar serta diperoleh dari generasi-generasi sebelumnya secara lisan melalui tindakan.

Secara harfiah, kearifan lokal berbeda maknanya dengan kearifan tradisional karena kearifan lokal lebih merujuk kepada tempat, lokalitas, dan kearifan tersebut tidak diwariskan dari generasi ke generasi. Kearifan lokal mencapkup pengetahuan, nilai, dan pandangan dari berbagai komunitas, baik komunitas masa kini maupun komunitas generasi sebelumnya. Dapat dikatakan, kearifan lokal memiliki konsep yang lebih luas karena kearifan lokal dapat mencangkup kearifan tradisional serta kearifan di masa kini.

Kearifan lokal memiliki berbagai macam bentuk. Bentuk-bentuk tersebut antara lain:

Pertama, bidang kesehatan. Pada bidang kesehatan, penelitian kearifan lokal dapat bermanfaat untuk ethnomedicine dan ethnohealing. Kearifan lokal dapat mengembangkan pengetahuan dan teknologi pengobatan dengan lebih berwawasan budaya sehingga akan lebih akrab dan mudah diterima oleh masyarakat. Kedua, bidang pertanian. Pada bidang pertanian, penelitian kearifan lokal digunakan untuk mengungkap berbagai klarifikasi tanaman yang produktif, dapat diusahakan oleh masyarakat setempat, dan pola-pola tanam. Melalui pengetahuan masyarakat lokal tentang pertanian di suatu daerah, diharapkan dapat mengembangkan pertanian dan teknologinya berwawasan budaya.

Ketiga, bidang perikanan dan kenelayanan. Penelitian kearifan lokal di bidang ini bertujuan untuk mengungkap jenis-jenis ikan dengan berbagai macam cara hidupnya, serta manfaatnya bagi masyarakat setempat. Kajian kearifan lokal di bidang ini diarahkan pada pengetahuan nelayan mengenai daerah penangkapan ikan mereka. Keempat, bidang perumahan. Kearifan lokal yang dikaji dalam bidang ini adalah mengenai berbagai jenis dan bentuk rumah, bahan-bahannya, fungsinya, dan juga maknanya.

Kelima, bidang lingkungan. Kajian ini ditekankan pada aspek pendeskripsian pandangan masyarakat mengenai lingkungan alam yang mereka hadapi karena setiap pola pada dasarnya merupakan hasil dari suatu proses mengenali dan beradaptasi dengan gejala-gejala lingkungan alam yang sudah lama berlangsung. Keenam, bidang seni. Penelitian dalam bidang seni memungkinkan menemukan kearifan lokal yang ada dalam bidang kesenian di berbagai macam suku bangsa dan komunitas.

Revitalisasi kearifan lokal adalah upaya untuk membuat sesuatu dapat memberikan sumbangan penting kembali dalam mencapai tujuan tertentu. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut antara lain: melakukan inventarisasi dan dokumentasi mengenai berbagai kearifan lokal; menganalisis data hasil intarisasi dan dokumentasi dengan menjadikannya artikel atau buku; aktualisasi kembali berbagai kearifan lokal yang telah berhasil diinventarisasi dan dokumentasi; dan pengembangan berbagai kearifan lokal yang telah ditemukan. Semua upaya-upaya yang akan dilakukan, apabila dilakukan secara serius dapat berjalan dan terlaksana dengan baik.

 

Penulis:

Hanya seseorang dalam rangkaian kata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s