Posted in curhat, Puisi

Untuk Mei

Mei,
aku mendengar suaramu,
dari jarum-jarum jatuh

 

Mei,
aku melihatmu,
dari sini, dari jauh

 

Mei,
aku merasa semakin lama,
ada jarak
mungkin pertanda kau tiada

 

Mei, tak bisakah ada celah untuk bicara?

Gambar

Penulis:

Hanya seseorang dalam rangkaian kata

One thought on “Untuk Mei

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s