Posted in curhat

Harus Kusebut Apa Kamu?

Kamu, harus kusebut apa kamu? Dalam usia yang masih muda, kamu sudah mampu membuatku percaya. Dalam ranah yang belum terjangkau, kamu sudah mampu membuatku merasa aman. Entah apa yang ada dalam benakmu itu. Mungkin dalam benakmu dipenuhi jelaga misteri dan riuh. Entahlah. Namun yang aku mulai rasakan, ada sesuatu dalam dirimu. Sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang jelas ada pada laki-laki dewasa sekaligus kekanakan. Ada sesuatu yang berbeda. Dalam ucapanmu dan tingkahmu. Sedari awal yang memberikan ketegasan sekaligus keindahan. Sesuatu yang bermakna meski tersirat juga tersurat.

Kamu, harus kusebut apa kamu? Dalam ruang dan waktu yang berbeda, kamu sudah mampu membuatku nyaman. Ada sesuatu dalam dirimu. Mampu mengingatkanku akan nilai-nilai yang dalam. Nilai-nilai kehidupan. Nilai-nilai diri sendiri. Nilai-nilai kita. Yang kuingat, dalam perkenalan kita yang lalu. Di sini, di tempat ini. Kau seringkali menyebut nama-nama samar. Nama yang tak pernah kukenal, tetapi memberi arti. Sedari awal kau telah memberi nilai-nilai. Nyaman dan aman. Kau membuatku merasa ada. Kau membuatku merasa berguna.

Kamu, harus kusebut apa kamu? Dalam kesederhanaan yang memikat, kamu sudah mampu membuatku terikat. Bagimu, tak ada masalah hubungan jarak jauh. Kamu tak melihat jarak sebagai masalah. Kamu tak melihat rupa sebagai awalan. Aku tahu karena aku telah lama akrab denganmu. Kita berdua telah akrab dengan kesetiaan dan aku percaya kamu adalah tipe pria yang setia.

Kamu, harus kusebut apa kamu? Aku diam-diam cemas dengan masa depan kita atau mungkin kita berdua sama-sama cemas dengan masa depan kita.Tetapi nanti, ketika gerbang pelangi mulai terbuka perlahan. Sesuatu yang sama-sama kita dambakan akan semakin dekat. Kita berdua akan hidup nyaman dan aman. Saling memberi kesempatan. Rajin membuat kenangan lalu menyimpannya. Membentuk harapan-harapan dengan landasan yang kokoh. Lalu mulai terbentuk satu bangunan keluarga yang harmonis dan sejahtera. Di akhiri dengan ucapan banggaku pada dirimu. Aku istri dari …..

Kamu, harus kusebut apa kamu? Sekarang?

Penulis:

Hanya seseorang dalam rangkaian kata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s