Posted in Uncategorized

Cita-Cita Itu Bertahap

Untuk perhatian: catatan ini saya buat hanya sekedar iseng. Siapa tau juga bisa membantu temen-temen yang berminat untuk MULAI BISNIS SENDIRI. Sekali lagi hanya sekedar berbagi pengalaman saya yang pemalas ini. haha

Jadi, sebelum saya lulus kuliah beberapa bulan lalu, sering kali saya mendengar pertanyaan dari beberapa teman dan dosen,

A : “Kalo udah lulus nanti kamu mau ngapain??”

B : “Kamu pengen kerja di perusahaan “X” ya? bagus loh di perusahaan itu.”

C: “Emang kamu mau cepet-cepet lulus ngapain sih? udah dapat kerja? kerja dimana?”

Kalau ditanya seperti itu, seringkali saya gak bisa jawab. Sekali pun jawab paling juga ngasal. Saat itu, saya jujur belum tahu pasti kepengen apa setelah kuliah. Namun, sebagian besar orang kenapa selalu bertanya ingin kerja dimana? Mau kerja apa? mungkin banyak enaknya juga sih kalo kerja, bisa mendapatkan hasil yang pasti, dapat jaminan kesehatan, dll. Namun, buat saya, saat ini saya lebih suka untuk bisnis sendiri. Serius loh saya mencintai bisnis ini. Mungkin karena saya orangnya pemalas kali ya. haha

Jujur saya ini pemalas loh. Kalau udah depan komputer pengennya di sini aja. Kalau udah nyampe rumah atau kosan, pengennya di situ aja. Bisa dibilang saya ini Hikkimori. Pengennya nyantai-nyantai terus di rumah.

Ternyata kemalasan saya itu menjadikan suatu peluang. Dulu, saat pertama kali kenal Facebook, saya seneng banget! serasa ada tempat curhat buat orang pendiam macam saya ini. haha

Alhasil, saya lebih suka menghabiskan waktu di depan komputer atau hape. Kenapa tidak??? banyak fasilitas dan fiture yang mendukung saya untuk bertambah malas. Haha

Setiap hari, semakin banyak orang yang menggunakan media sosial. Nah, dari sini saya mulai berfikir dan akhirnyaa *ting. BISNIS ONLINE.

Modal??? Boro-boro. Saya justru terjun ke sini karena bosen liburan gak punya uang (Maklum mahasiswi). Pertama kali saya mulai bisnis ini, saya tidak mengeluarkan modal sama sekali. Cuma modal copas gambar aja. Nawarin ke orang-orang dan mark up harga sendiri. Lalu dipesenin ke si empunya barang. Dulu awal-awal mulai belum tahu kalau seperti itu dinamakan dropshipper. Waktu?? bisa dilakukan kapan saja. Kita yang menentukan sendiri. Bahkan di saat jam kuliah. haha (jangan ditiru) Tempat?? cukup duduk manis di depan laptop atau mantengin hape. Hihi

Seiring berjalannya waktu, saya mulai berpikir untuk meningkatkan pendapatan saya.. Saya mikir, kalau saya jadi reseller terus, saya gak bisa bersaing harga sama yang lain. Penghasilan saya pasti tetap segini aja. Tidak akan ada perubahan signifikan. Customer saya pasti cuma datang, beli satu, kemudian tak kembali. Saya harus jadi supplier. Karena keinginan saya yang kuat itu, saya pun memberanikan diri untuk mengambil tabungan saya selama menjadi dropshipper. Saya ingat dulu modal awal satu juta dan uang di tabungan hanya dua juta. Terus terang saat itu saya pun masih ngawang mau beli apa buat dijual. Masih buta fashion teruptodate, tapi whateverlah saya beli aja insyaAllah pasti terjual. Dengan modal berani, optimis, dan agak bingung juga. Saya pun jalan.

Awal-awal emang agak berat ya. Barang saya kurang laku padahal udah ngasih harga murce banget. Modal juga pas-pasan. Agak bingung muterin modal yang pas-pasan gimana. Minta ortu juga gak enak. Sampai suatu hari saya menemukan celana murah yang oke. Sekarang dikenal dengan celana katun stretch. Jual celana ini ternyata membawa hoki buat usaha saya. Tidak lebih dalam waktu 1 bulan, saya sudah punya reseller aktif. Waktu itu masih belum booming celana katun stretch kaya sekarang sehingga saya kewalahan ngurusi banyaknya orderan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa memberikan beberapa variasi motif celana dan rok. Tidak hanya bahan katun stretch tetapi juga berbahan lain.

Nah, cita-cita itu bertahap. Tahun lalu reseller, tahun ini supplier, insyaAllah tahun depan produsen. Aamiin. Karena tahun ini saya sudah dikenal sebagai supplier celana dan rok, insyaAllah dalam waktu dekat paling lama akhir tahun ini ingin mengembangkan diri menjadi produsen. Alhamdulillah punya orangtua yang selalu mendukung saya. Do’akan ya!😀

Itu singkat cerita aja sih dari usaha saya yang dirintis sendiri bersama keluarga dan saat ini alhamdulilah bisnisnya mulai diseriusin.

Buat temen-temen mungkin bisa mendapatkan peluang bisnis yang lain. Memulai sebuah bisnis itu gampang yang penting kita MULAI aja dulu. Tidak usah banyak berpikir pada hasil akhirnya. Jika kamu ada niat, pasti kamu bisa!

Dari hobi saya yang sering ngenet, nonton streaming anime, k-drama, dan k-movie sekarang disalurkan ke hal lain yang lebih positif. Saat ini, alhamdulillah bisa menghasilkan uang tiap harinya. Ditambah lagi, semakin bertambahnya pengguna sosial media dari mulai anak-anak, remaja, dewasa, bahkan ibu-ibu dan bapak-bapak artinya semakin besar jaringan dan kesempatan yang kita punya.

Satu hal yang perlu diingat, semua itu tidak bisa langsung instant. Diperlukan kesabaran. Semuanya bertahap. Tidak ada bisnis yang langsung lancar. Setahun lalu saya juga mulai bisnis dari nol. Pernah rugi juga, pernah dicomplain pelanggan juga, pernah hampir ditipu juga. Tapi semua itu jangan dijadikan sebagai penghalang. Semua itu menjadi pengalaman buat saya untuk memulai bisnis yang lebih besar.

Nah, alhamdulillah sekarang saya udah mulai produksi sendiri. Merek lokal Top Pants saya harap bisa berkembang. Saya berfokus pada produksi celana kendati demikian, saya juga menjual atasan. Ini saya lakukan atas permintaan customer-customer saya. Setidaknya menjual atasan dapat menjadi pelengkap dalam bisnis saya yang berfokus pada fashion.

TOP PANTS

Yuk, kita mulai memanfaatkan kesempatan dan peluang kita saat ini.

Penulis:

Hanya seseorang dalam rangkaian kata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s